Akumulator(accu, aki) adalah sebuah alat yang menyimpan energi (umumnya energi listrik) dalam bentuk energi kimia. Contoh-contoh akumulator adalah baterai dan kapasitor. Pada umumnya di Indonesia, kata akumulator (sebagai aki atau accu) hanya dimengerti sebagai "baterai" mobil. Sedangakan di bahasa Inggris, kata akumulator dapat mengacu kepada baterai, kapasitor, kompulsator, dan lain-lain. 1 Baterai dan Chargernya, baterai atau akumulator pada sepeda listrik adalah sumber energi listrik penggerak dinamo. Baterai yang ada di sepeda listrik tentunya adalah baterai rechargeable atau yang bisa diisi ulang. Biasanya baterai yang dipakai adalah dari tipe Lithium. 2. Dinamo, adalah alat pada sepeda listrik yang mengubah energi listrik Nuklirmerupakan sumber energi yang sangat besar. Energi nuklir dihasilkan dari reaksi atom di dalam sebuah reaktor. Nuklir dapat digunakan sebagai bahan pembuat bom atom. Selain itu, nuklir dapat digunakan sebagai pembangkit listrik. Penggunaan nuklir sebagai sumber energi listrik tidak menimbulkan polusi. Bateraiadalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dengan mengubah energi listrik menjadi energi kimia dan dapat mengeluarkan energi dengan mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai terdiri dari tiga komponen penting seperti di ilustrasikan dalam gambar 2.8, yaitu: batang karbon sebagai anoda (kutub positif baterai),seng (Zn) sebagai katoda (kutub negatif baterai), dan pasta sebagai 1qSmz. Untuk dapat bergerak, mobil mainan memerlukan tenaga penggerak. Tenaga itu berasal dari baterai yang ada di dalamnya. Pada baterai tersebut terjadi perubahan energi kimia menjadi energi listrik. Baterai, sebagai tempat pengubah suatu energi menjadi energi listrik, dikenal sebagai sumber arus listrik. Fenomena perubahan suatu jenis energi menjadi energi listrik itu akan kamu pelajari pada bab ini. Pada bab ini kamu akan mempelajari pengertian gaya gerak listrik dan sumber arus listrik, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. A. GAYA GERAK LISTRIK Pernahkah kamu memerhatikan tulisan 1,5 V pada baterai, atau 6 V dan 12 V pada akumulator? Besaran 1,5 V, 6 V atau 12 V yang tertulis pada badan baterai atau akumulator menunjukkan beda potensial listrik yang dimilikinya. Hal itu sering disebut gaya gerak listrik GGL. Untuk membantumu memahami pengertian gaya gerak listrik, perhatikan Gambar dan perhatikan pula penjelasannya. Energi adalah kemampuan suatu benda melakukan kerja usaha. Berdasarkan sistem internasional SI, energi dinyatakan dalam joule J. Satuan energi yang lain adalah kalori atau kilokalori untuk menyatakan energi panas dan kimia. Satuan energi kalori ini terkandung dalam makanan. Energi terjadi pada benda mati dan makhluk hidup. Contohnya saja makanan dimakan manusia sebagai sumber tenaga. Terjadi perubahan energi kimia ketika proses berlari, berjalan, dan menulis. Perubahan energi memberikan manfaat untuk manusia. Perubahan energi membantu kebutuhan sehari-hari. Proses perubahan energi ini terjadi pada benda-benda di sekitar. Contohnya saja senter dapat menyala karena baterai. Hal ini terjadi karena energi kimia yang diubah ke cahaya. Jenis Perubahan Energi 1. Perubahan energi yang terjadi pada baterai BATERAI PENYIMPANAN PANEL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc. Perubahan energi yang terjadi pada baterai melalui berbagai proses. Pertama perubahan energi kimia pada baterai berubah menjadi energi listrik. Kemudian energi listrik berubah menjadi energi gerak. Contohnya saja penggunaan baterai pada mobil mainan. Setelah dimasukkan baterai, mobil mainan dapat bergerak. Jadi, perubahan energi yang terjadi pada baterai adalah perubahan energi kimia menjadi energi gerak dan listrik. 2. Perubahan listrik menjadi energi panas Salah satu jenis perubahan energi listrik menjadi panas dapat terjadi pada setrika, microwave, kompor listrik, dan solder listrik. Sekarang ini peralatan kebutuhan rumah tangga menggunakan listrik yang diubah ke energi panas. Perubahan energi listrik menjadi kalor panas ini karena alat menghasilkan elemen pemanas. Terdapat hambatan listrik yang membuat elemen pemanas dialiri arus listrik. Kemudian arus listrik ini berubah menjadi energi panas. Mengutip dari bahan elemen pemanas adalah kawat nikrom yang dililitkan pada lempeng isolator tahan panas. Kemudian lilitan ini ditutupi bahan isolator yang panas seperti keramik. Sehingga elemen pemanas terlindungi ketika dihubungkan ke sumber listrik. 3. Perubahan energi cahaya menjadi energi listrik GREEN FUTURE FESTIVAL KAMPANYEKAN PENYELAMATAN LINGKUNGAN ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom. Contoh perubahan energi menjadi energi listrik adalah panel surya. Sumber energi listrik ini dari cahaya matahari yang diubah menjadi energi listrik. Panel surya merupakan sumber listrik alternatif yang digunakan untuk kebutuhan. Panel surya tersusun dari sel surya yang berfungsi mengubah energi cahaya ke listrik. Biasanya panel surya diletakkan di bawah sinar matahari dan menghadap ke atas. Panel surya dapat ditemukan di tiang lampu pinggir jalan. Proses perubahan energi terjadi ketika panel surya menyerap cahaya matahari. Kemudian mengubahnya menjadi arus listrik melalui bantuan kabel. Arus listrik ini dapat menyalakan lampu di pinggir jalan. 4. Perubahan energi kimia menjadi energi gerak Contoh perubahan energi kimia menjadi gerak adalah bensin. Kendaraan membutuhkan bahan bakar untuk menghasilkan tenaga. Penggunaan bensin ini termasuk contoh perubahan energi kimia menjadi gerak. Mengutip dari bensin adalah hidrokarbon yang menghasilkan reaksi pembakaran. Terdapat reaksi eksoterm yang menghasilkan kalor dilepas. Ada juga entalpi pembakaran yang terjadi ketika motor dinyalakan. 5. Energi listrik menjadi energi gerak Contoh energi listrik menjadi energi gerak adalah penjahit, setrika, bor listrik, dan lainnya. Benda-benda tersebut mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Perubahan energi ini karena induksi magnet yang menyebabkan poros bergerak pada alat listrik.

baterai dan akumulator merupakan sumber listrik yang menggunakan energi